Pantai
Ngobaran, salah satu eksotisme yang terpendam di jajaran pesona Gunungkidul,
berada 2 km arah barat pantai Ngrenehan. Pantai yang terletak di desa
kanigoro kecamatan saptosari kabupaten gunungkidul yogyakarta ini
memadukan tebing tinggi dan hamparan pantai membentuk relief keindahan
tak terkira. Pantai Ngobaran, keindahan atas keperawanan alam.
Pantai ini dihiasi karang-karang berselimut alba (rumput laut) yang
menjadi sumber penghidupan masyarakat sekitar. Alba merupakan bahan baku untuk pembuatan kosmetik. Di
antara karang-karang terbentuk kolam-kolam mini sepanjang pantai tempat
hidup biota-biota laut seperti lobster dan landak laut (hewan laut dengan duri tajam seperti
landak)nelayan darat. Sebutan nelayan darat diperuntukkan bagi
nelayan yang tidak perlu melaut/berlayar dengan kapal untuk
mengekplorasi hasil laut, cukup di pantai saja.
yang menjadi tumpuan para
Pantai Ngobaran menyimpan sejarah panjang kerukunan dalam
ke-bhineka-an. Di pantai ini berdiri beberapa tempat peribadatan
berbagai agama/kepercayaan. Sebuah masjid berdiri berdampingan dengan
sebuah pura (tempat beribadah umat
Hindu), tempat ibadah aliran kepercayaan kejawen dan kejawan (Aliran kepercayaan peninggalan Brawijaya
V, diambil dari nama salah satu putra Brawijaya V, Bondhan Kejawan).
Keunikan dapat terlihat dari Masjid yang menghadap ke selatan,
beradapan dengan wajah keindahan pantai Ngobaran. Namun dalam
pelaksanaan sholat, tetap menghadap Kiblat.
Ponsel sudah menjadi sahabat dalam kehidupan kita
sehari-hari. Kemanapun kita pergi, telepon genggam selalu menemani
untuk memenuhi kebutuhan kita berkomunikasi. Popularitas dan kemudahan
penggunaannya membuat orang secara perlahan meninggalkan penggunaan
saluran telepon tetap (landline). Berdasarkan data Nielsen (Mei),
terdapat lebih dari 125 juta pengguna ponsel di Indonesia
Ponsel nirkabel
bekerja dengan cara mentransmit sinyal melalui frekuensi radio, sama
dengan radiasi berfrekuensi rendah yang terdapat dalam oven microwave
maupun radio AM/FM. Para ilmuwan selama bertahun-tahun telah mengetahui
dampak radiasi sinyal radio frekuensi tinggi bagi kesehatan.
Jika kita terpapar
secara terus menerus dan dalam jumlah besar, sinyak berfrekuensi tinggi
tersebut bisa menyebabkan kanker. Untuk itu kita perlu mewaspadai bahaya
penggunaan ponsel secara berlebihan bagi kesehatan tubuh kita. WHO
secara resmi menyatakan bahwa radiasi ponsel dapat memicu kanker
berbahaya (karsinogenik).
Penyakit
dan gejala yang muncul dari gangguan radiasi ponsel meliputi: pusing,
gangguan tidur, tumor otak, alzheimer, parkinson, berubahnya fungsi
memori, konsentrasi dan kesadaran spasial serta memicu kanker-kanker
yang lain. Untuk mencegahnya, berikut adalah 10 tips menghindari radiasi
ponsel:
1. Jangan gunakan
ponsel saat sinyal lemah (rendah). Hal ini menyebabkan ponsel bekerja
lebih keras untuk memperoleh koneksi, sehingga menciptakan kemungkinan
radiasi lebih besar
2.
Jangan gunakan ponsel di ruang yang tertutup, seperti lift dan mobil.
Radiasi dapat terjadi saat ponsel mencoba menciptakan koneksi pada
sinyal
3. Jangan menelpon
saat berkendara. Berbicara di ponsel sambil bergerak dengan cepat
membuat ponsel Anda terus berusaha menciptakan sambungan (koneksi)
berulang ke menara berikutnya, sehingga melepaskan energi dalam jumlah
besar.
4. Batasi penggunaan
ponsel. Bicara seperlunya dan sebisa mungkin kirimkan text daripada
menelpon.
5. Saat ponsel
menyala, jangan menyimpannya dekat bagian tubuh Anda. Badan kita dapat
menyerap radiasi yang membahayakan, jadi jauhkan dari anggota badan
(termasuk di saku). Terkadang saking besarnya kebutuhan berkomunikasi,
sampai-sampai ponsel pun tidur di samping kita. Hal ini sebaiknya
dihindari untuk mengurangi kemungkinan terkena radiasi.
6. Gunakan
speakerphone. Jika Anda sendiri dan tidak ingin mengganggu orang lain,
maka penggunaan speakerphone merupakan cara terbaik karena memiliki
jarak aman dari kepala Anda.
7.
Jika menggunakan bluetooth, alihkan dari satu sisi ke sisi lainnya.
Cara ini adalah untuk menghindari radiasi yang terkonsentrasi di satu
sisi. Radiasi Bluetooth tetap berisiko walau lebih rendah dari radiasi
ponsel.
8. Gunakan headset
ferrite bead. Ferrite bead adalah asesoris ponsel yang berfungsi untuk
mengurangi radiasi. Kabel yang ada di alat pendengar di ponsel Anda
juga dapat menyalurkan radiasi ke telinga. Dengan menggunakan ferrite
bead, Anda dapat mengurangi radiasi tersebut.
9. Gunakan Airplane
Mode. Kebanyakan ponsel sekarang ini memiliki fungsi utk digunakan di
pesawat udara. Airplane mode meniadakan transmisi nirkabel dan
menghentikan risiko radiasi! Jika Anda tidak menggunakan ponsel untuk
waktu yang cukup lama, matikanlah atau pilih airplane mode, maka ponsel
Anda akan mengonsumsi energi lebih rendah dan menghemat baterai
sehingga penggunaannya lebih efisien.
10. Beli ponsel dengan radiasi rendah. Setiap telepon seluler
memiliki tingkatan radiasi yang bervariasi, untuk itu Anda perlu
mencari informasi produk ponsel beradiasi rendah yang sesuai dengan
kebutuhan Anda. Selain itu, apapun model ponselnya, selalu patuhi cara
penggunaannya dengan benar. Produsen ponsel selalu memberikan informasi
mengenai cara menggunakan dan membawa ponsel agar konsumen bisa
membatasi paparan radiasi.